Menperin Ingatkan Pengusaha Pabrik Pikap: Jaga Usaha, Hindari PHK
Jakarta, 24 Februari 2026 – Menteri Perindustrian (Menperin) menegaskan pentingnya komitmen pengusaha otomotif, khususnya pabrik pikap, untuk menjaga keberlangsungan usaha di tengah tantangan industri. Dalam kunjungan kerja ke salah satu fasilitas produksi, Menperin mengingatkan agar perusahaan tidak mengambil langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai solusi instan menghadapi tekanan pasar.

Pesan Menperin
• Stabilitas usaha: Menperin menekankan bahwa menjaga keberlanjutan bisnis lebih penting daripada sekadar merespons gejolak jangka pendek.
• Tenaga kerja: Ia menegaskan bahwa pekerja adalah aset utama industri, sehingga PHK harus dihindari sebisa mungkin.
• Kolaborasi: Pemerintah siap mendukung pengusaha melalui kebijakan insentif, pelatihan tenaga kerja, dan dorongan ekspor agar industri otomotif tetap kompetitif.
Tantangan Industri Pikap
• Permintaan pasar: Fluktuasi penjualan kendaraan komersial menjadi tantangan utama.
• Persaingan global: Produsen lokal harus bersaing dengan merek internasional yang menawarkan teknologi lebih maju.
• Transformasi industri: Peralihan menuju kendaraan ramah lingkungan menuntut investasi besar dalam riset dan pengembangan.
Harapan ke Depan
Menperin berharap pengusaha otomotif dapat menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis dan kesejahteraan pekerja. Dengan strategi yang tepat, industri pikap di Indonesia diyakini mampu bertahan dan bahkan berkembang di tengah persaingan global.
Tribun Liputan Gudang Informasi dan Berita Terpercaya