DAFTAR ISI
375 Hari Oliver Glasner: 3 Trofi untuk Crystal Palace
Dalam 375 hari kepemimpinannya, Oliver Glasner berhasil mengubah Crystal Palace dari tim yang jarang meraih trofi menjadi juara Piala FA, Community Shield, dan UEFA Conference League—tiga gelar bersejarah yang menandai era emas klub. Kepergiannya pada Mei 2026 meninggalkan warisan besar sebagai manajer paling sukses dalam sejarah Palace.

Awal Perjalanan
- Pertemuan pertama: Steve Parish (Ketua Crystal Palace) bertemu Glasner akhir 2023, setelah rekomendasi Dougie Freedman.
- Penunjukan resmi: Februari 2024, menggantikan Roy Hodgson.
- Visi Glasner: Membawa Palace bukan hanya bertahan di Premier League, tetapi bersaing di Eropa dan meraih trofi.
Trofi yang Diraih
- Piala FA (2025)
- Kemenangan bersejarah atas Manchester City di Wembley.
- Trofi mayor pertama dalam sejarah klub.
- Community Shield (2025)
- Mengalahkan Liverpool lewat adu penalti.
- Menegaskan posisi Palace sebagai tim yang mampu bersaing dengan elite Inggris.
- UEFA Conference League (2026)
- Final di Leipzig melawan Rayo Vallecano.
- Gol tunggal Jean-Philippe Mateta memastikan kemenangan 1-0.
- Trofi Eropa pertama sepanjang sejarah klub.
Dampak dan Warisan
- Mentalitas juara: Glasner menanamkan keyakinan bahwa Palace bisa lebih dari sekadar tim papan tengah.
- Pemain kunci: Adam Wharton, Dean Henderson, dan Jean-Philippe Mateta menjadi simbol kebangkitan.
- Perpisahan emosional: Glasner menegaskan bahwa semua pencapaian adalah hasil kerja keras tim, bukan dirinya semata.
Kesimpulan
375 hari Oliver Glasner di Crystal Palace adalah kisah transformasi luar biasa: dari klub yang belum pernah meraih trofi mayor menjadi juara tiga kompetisi berbeda dalam waktu singkat. Kepergiannya memang menutup babak, tetapi warisan yang ia tinggalkan akan dikenang sebagai era paling gemilang dalam sejarah The Eagles.
Tribun Liputan Gudang Informasi dan Berita Terpercaya