Free Hit Counter
Di Universitas Renmin, Dubes RI Tegaskan Kesepakatan RI–Tiongkok Bangun Ketahanan Hadapi Transformasi Global
Di Universitas Renmin, Dubes RI Tegaskan Kesepakatan RI–Tiongkok Bangun Ketahanan Hadapi Transformasi Global-mediaindonesia.com

Di Universitas Renmin, Dubes RI Tegaskan Kesepakatan RI–Tiongkok Bangun Ketahanan Hadapi Transformasi Global

Di Universitas Renmin, Dubes RI Tegaskan Kesepakatan RI–Tiongkok Bangun Ketahanan Hadapi Transformasi Global

Dubes RI Djauhari Oratmangun menegaskan di Universitas Renmin, Beijing (4 Juni 2026), bahwa Indonesia dan Tiongkok sepakat membangun ketahanan bersama menghadapi transformasi global. Fokus kerja sama diarahkan pada empat sektor utama: kecerdasan buatan (AI), energi, pangan, dan pengembangan sumber daya manusia.

 

Di Universitas Renmin, Dubes RI Tegaskan Kesepakatan RI–Tiongkok Bangun Ketahanan Hadapi Transformasi Global
Di Universitas Renmin, Dubes RI Tegaskan Kesepakatan RI–Tiongkok Bangun Ketahanan Hadapi Transformasi Global-mediaindonesia.com

 

Latar Belakang Forum

  • Acara: Ambassador Forum ke-18 bertajuk “A New Stage and New Vision for China-Indonesia Relations”.
  • Lokasi: Universitas Renmin, Beijing.
  • Peserta: Sekitar 100 akademisi, mahasiswa, peneliti, pelaku usaha, serta perwakilan institusi termasuk Bank Indonesia di Beijing.
  • Media: Delapan media internasional meliput, termasuk The Economist, menandakan perhatian besar terhadap hubungan RI–Tiongkok.

Empat Bidang Utama Kerja Sama

  1. Kecerdasan Buatan (AI):
    • Dimanfaatkan untuk kesehatan, pendidikan, penanggulangan bencana, kota pintar.
    • AI dianggap penting untuk meningkatkan layanan publik dengan sumber daya terbatas.
  2. Ketahanan Energi:
    • Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar (40% global) dan produsen minyak sawit terbesar dunia.
    • Tiongkok unggul dalam energi terbarukan, sehingga sinergi dinilai strategis.
  3. Ketahanan Pangan:
    • Perubahan iklim memengaruhi produksi pangan global.
    • Kolaborasi melalui pertanian berbasis AI, irigasi cerdas, dan pertanian presisi.
    • Mendukung program Makan Bergizi Gratis di Indonesia.
  4. Pengembangan SDM:
    • Melalui penelitian bersama, magang, pendidikan vokasi, pertukaran perguruan tinggi, dan kurikulum berbasis teknologi.

Signifikansi Ekonomi

  • Tiongkok: Ekonomi terbesar kedua dunia.
  • Indonesia: Ekonomi terbesar di ASEAN.
  • Kontribusi bersama: Lebih dari 20% populasi dunia dan hampir 20% perekonomian global.
  • Perdagangan bilateral 2025: USD 167 miliar.
  • Investasi Tiongkok di Indonesia: USD 7,5 miliar, konsisten dalam tiga besar investor utama.
BACA JUGA  Ahmad Dofiri, Jenderal yang Pecat Ferdy Sambo, Kini Dilantik Jadi Wakapolri

Pesan Dubes RI

  • Pentingnya habit of dialogue agar hubungan tetap rasional dalam perbedaan, konstruktif menghadapi tantangan, dan optimistis menatap masa depan.
  • Kerja sama dinilai berhasil bila mampu melayani kemanusiaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kesimpulan

Kesepakatan RI–Tiongkok di Universitas Renmin menegaskan arah baru hubungan strategis kedua negara. Dengan fokus pada AI, energi, pangan, dan SDM, kerja sama ini diharapkan memperkuat ketahanan bersama menghadapi perubahan global sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat.