DAFTAR ISI
550 Kepala Keluarga Terdampak Tanggul Jebol di Tangerang, Mengungsi ke Balai Warga
Tanggul di salah satu aliran sungai di Kabupaten Tangerang jebol pada Kamis malam akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Air meluap dengan cepat dan merendam permukiman warga di beberapa desa. Akibatnya, sekitar 550 Kepala Keluarga (KK) harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke balai warga serta posko darurat yang disediakan pemerintah daerah.

π Dampak Bencana
- Permukiman terendam: Ratusan rumah warga terendam hingga ketinggian 1 meter.
- Kerugian material: Perabotan rumah tangga, kendaraan, dan barang berharga banyak yang rusak.
- Aktivitas lumpuh: Sekolah dan fasilitas umum di sekitar lokasi terpaksa ditutup sementara.
- Kesehatan warga: Beberapa pengungsi mulai mengeluhkan masalah kesehatan seperti flu dan diare akibat kondisi lingkungan yang lembap.
π Penanganan Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mengevakuasi warga ke tempat aman.
- Posko pengungsian didirikan di balai warga dan masjid setempat.
- Bantuan darurat berupa makanan siap saji, air bersih, dan selimut telah disalurkan.
- Tim medis diterjunkan untuk memantau kesehatan para pengungsi.
- Rencana jangka panjang: Pemerintah berencana memperbaiki tanggul dan memperkuat sistem drainase agar kejadian serupa tidak terulang.
π Suasana di Pengungsian
Balai warga kini dipenuhi ratusan orang yang mencari perlindungan. Anak-anak bermain di sekitar posko, sementara orang tua berusaha menjaga barang-barang seadanya. Meski kondisi cukup padat, warga tetap saling membantu dan menjaga ketertiban.
π Kesimpulan
Peristiwa tanggul jebol di Tangerang menjadi pengingat pentingnya perawatan infrastruktur pengendali banjir. Dengan 550 KK terdampak, pemerintah dituntut untuk segera melakukan perbaikan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal. Solidaritas warga dan penanganan cepat dari aparat menjadi kunci dalam menghadapi bencana ini.
Tribun Liputan Gudang Informasi dan Berita Terpercaya