DAFTAR ISI
Wali Kota Madrid Menuding UEFA Tak Menginginkan Atletico ke Final Liga Champions
Wali Kota Madrid, José Luis Martínez-Almeida, melontarkan tuduhan keras bahwa UEFA tidak menginginkan Atletico Madrid lolos ke final Liga Champions, menyusul kekalahan timnya dari Arsenal dengan agregat 1-2. Ia menuding keputusan wasit dan penunjukan ofisial pertandingan merugikan Atletico.

Latar Belakang Pertandingan
- Semifinal Liga Champions 2026 mempertemukan Atletico Madrid dengan Arsenal.
- Leg kedua di Stadion Emirates berakhir dengan skor 1-0 untuk Arsenal berkat gol Bukayo Saka.
- Hasil ini membuat Arsenal lolos ke final dengan agregat 2-1, sekaligus menandai final pertama mereka dalam lebih dari dua dekade.
Tuduhan Wali Kota Madrid
- José Luis Martínez-Almeida, seorang penggemar berat Atletico, menyatakan bahwa timnya bukan hanya melawan Arsenal, tetapi juga melawan UEFA.
- Ia menilai penunjukan wasit asal Jerman tidak tepat, mengingat Spanyol dan Jerman sedang bersaing untuk slot tambahan di Liga Champions.
- Almeida menyoroti beberapa keputusan kontroversial:
- Insiden Giuliano Simeone yang dianggap offside padahal tayangan ulang menunjukkan ia onside.
- Potensi penalti yang tidak diberikan kepada Atletico setelah dugaan pelanggaran Riccardo Calafiori terhadap Simeone.
- Kurangnya tayangan ulang VAR di televisi, yang menurutnya menunjukkan adanya niat menyembunyikan kebenaran.
Reaksi dan Dampak
- Almeida menyebut bahwa wasit tampak ingin mengakhiri pertandingan secepat mungkin agar Arsenal lolos ke final.
- Tuduhan ini menimbulkan kontroversi besar di Spanyol, dengan sebagian pihak menilai komentar tersebut sebagai bentuk frustrasi emosional setelah kekalahan.
- Sementara itu, Arsenal fokus mempersiapkan diri menuju final di Budapest, yang akan menjadi panggung bersejarah bagi klub London tersebut.
Catatan Penting
- Tuduhan Almeida belum terbukti dan masih berupa klaim sepihak.
- UEFA sendiri belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan tersebut.
- Situasi ini menambah panas atmosfer menjelang final, sekaligus memperlihatkan betapa besar tekanan dan ekspektasi dalam kompetisi elit Eropa.
Tribun Liputan Gudang Informasi dan Berita Terpercaya