Free Hit Counter
Polda Riau Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska
Polda Riau Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska-news.detik.com

Polda Riau Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska

Polda Riau Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska

Pekanbaru, 27 Februari 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Riau memastikan akan mengusut tuntas kasus pembacokan yang menimpa seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau. Peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu ini menimbulkan keprihatinan luas di masyarakat, terutama di kalangan akademisi dan mahasiswa.

 

Polda Riau Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska
Polda Riau Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska-news.detik.com

Komitmen Polda Riau
• Kapolda Riau menegaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus tersebut.
• Penyelidikan dilakukan secara intensif dengan mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, serta menelusuri jejak pelaku.
• “Kami berkomitmen mengusut kasus ini sampai tuntas dan memastikan pelaku segera ditangkap,” ujar pejabat kepolisian.

Kronologi Singkat
• Mahasiswi UIN Suska menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal di sekitar kampus.
• Korban mengalami luka serius dan langsung mendapatkan perawatan medis.
• Kasus ini memicu keresahan di lingkungan kampus karena menyangkut keamanan mahasiswa.

Respons Publik
• Pihak kampus UIN Suska Riau menyampaikan dukungan penuh kepada korban dan keluarganya.
• Organisasi mahasiswa mendesak aparat kepolisian untuk segera mengungkap pelaku agar tidak menimbulkan ketakutan di kalangan mahasiswa.
• Masyarakat berharap kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat keamanan di sekitar kawasan pendidikan.

Langkah Selanjutnya
• Polda Riau berjanji akan memberikan perkembangan terbaru terkait proses penyelidikan.
• Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membantu dengan memberikan informasi jika mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kasus ini.

BACA JUGA  Anggota ICC Mongolia Ogah Tangkap Putin, Malah Gelar Karpet Merah