Free Hit Counter
Gelombang Demo Anti-Trump: Seruan 'No Kings' Gema di Kota-Kota AS
Gelombang Demo Anti-Trump: Seruan 'No Kings' Gema di Kota-Kota AS-news.detik.com

Gelombang Demo Anti-Trump: Seruan ‘No Kings’ Gema di Kota-Kota AS

Gelombang Demo Anti-Trump: Seruan ‘No Kings’ Gema di Kota-Kota AS

Gelombang demonstrasi bertajuk “No Kings” melanda ribuan kota di Amerika Serikat pada 28 Maret 2026. Massa turun ke jalan menentang Presiden Donald Trump, menudingnya berperilaku otoriter dan melanggar hukum.

 

Gelombang Demo Anti-Trump: Seruan 'No Kings' Gema di Kota-Kota AS
Gelombang Demo Anti-Trump: Seruan ‘No Kings’ Gema di Kota-Kota AS-news.detik.com

 

Latar Belakang
• Tanggal: Sabtu, 28 Maret 2026.
• Lokasi: Lebih dari 3.200 kota di seluruh 50 negara bagian AS menggelar aksi.
• Gerakan: No Kings adalah gerakan akar rumput yang muncul sejak Trump memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025.
• Tujuan: Menolak gaya kepemimpinan yang dianggap otoriter, kebijakan deportasi agresif, serta konflik militer di Iran.

Jalannya Aksi
• Washington, D.C.: Ribuan demonstran berkumpul di Lincoln Memorial, membawa bendera Amerika terbalik sebagai simbol perlawanan.
• Kota-kota besar: New York, Los Angeles, Chicago, dan San Francisco menjadi pusat massa terbesar.
• Slogan utama: “No Kings” diteriakkan sebagai penolakan terhadap kepemimpinan yang dianggap menyerupai monarki.

Isu yang Ditegaskan Demonstran
• Kebijakan luar negeri: Kritik terhadap perang di Iran yang dianggap memperburuk ketegangan internasional.
• Hak imigran: Penolakan atas deportasi massal yang dinilai tidak manusiawi.
• Demokrasi: Kekhawatiran bahwa Trump mengikis prinsip demokrasi dengan gaya kepemimpinan yang terlalu sentralistik.

Dampak dan Respons
• Skala besar: Ini adalah kali ketiga dalam setahun rakyat AS turun ke jalan dalam gerakan No Kings.
• Pesan politik: Demonstrasi ini memperlihatkan oposisi publik yang kuat terhadap kebijakan Trump.
• Potensi lanjutan: Penyelenggara menyebut aksi berikutnya akan lebih banyak melibatkan komunitas kecil di seluruh negeri.

Kesimpulan
Gelombang demo No Kings di Amerika Serikat menandai ketidakpuasan publik yang semakin meluas terhadap kepemimpinan Donald Trump. Dengan ribuan kota terlibat dan jutaan orang turun ke jalan, aksi ini menjadi simbol perlawanan terhadap gaya kepemimpinan yang dianggap otoriter dan kebijakan kontroversial, terutama terkait imigrasi dan konflik luar negeri.

BACA JUGA  BPJPH Selidiki Produk Pangan Bersertifikat Halal yang Diduga Mengandung Babi