Free Hit Counter
Tsunami setinggi 80 cm melanda Kuji, Jepang setelah gempa berkekuatan M 7,4
Tsunami setinggi 80 cm melanda Kuji, Jepang setelah gempa berkekuatan M 7,4-news.detik.com

Tsunami setinggi 80 cm melanda Kuji, Jepang setelah gempa berkekuatan M 7,4

Tsunami setinggi 80 cm melanda Kuji, Jepang setelah gempa berkekuatan M 7,4

Tsunami setinggi 80 cm melanda pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate, Jepang pada Senin, 20 April 2026, setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang pesisir timur Honshu. Badan Meteorologi Jepang segera mengeluarkan peringatan tsunami, namun gelombang tidak menimbulkan kerusakan besar dan dipastikan tidak berdampak hingga Indonesia.

 

Tsunami setinggi 80 cm melanda Kuji, Jepang setelah gempa berkekuatan M 7,4
Tsunami setinggi 80 cm melanda Kuji, Jepang setelah gempa berkekuatan M 7,4-news.detik.com

Kronologi Kejadian

  • Waktu gempa: Senin, 20 April 2026 pukul 16.53 waktu setempat (07.53 GMT).
  • Lokasi episenter: Perairan Pasifik di lepas pantai utara Prefektur Iwate, Jepang.
  • Kekuatan gempa: Magnitudo 7,4 dengan kedalaman sekitar 10 km.
  • Tsunami: Sekitar 40 menit setelah gempa, gelombang setinggi 80 cm menghantam pelabuhan Kuji.

Dampak dan Respons

  • Peringatan tsunami langsung dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Jepang.
  • Kerusakan besar tidak dilaporkan, namun otoritas tetap mengingatkan warga akan potensi gempa susulan.
  • BMKG Indonesia memastikan tsunami tidak menjangkau wilayah Indonesia, sehingga masyarakat di Tanah Air tidak perlu khawatir.

Analisis

  • Kondisi geologi Jepang: Jepang berada di pertemuan lempeng tektonik aktif, sehingga rawan gempa besar dan tsunami.
  • Gelombang tsunami 80 cm tergolong kecil dibandingkan tsunami besar yang bisa mencapai beberapa meter, namun tetap berbahaya bagi aktivitas pelabuhan dan perairan sekitar.
  • Kesiapsiagaan: Sistem peringatan dini Jepang terbukti efektif, memberi waktu bagi masyarakat untuk mengantisipasi dampak.

Kesimpulan

Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya sistem peringatan dini di negara rawan bencana seperti Jepang. Meski tsunami yang terjadi relatif kecil, gempa magnitudo 7,4 tetap menjadi pengingat bahwa ancaman gempa besar dan tsunami selalu ada. Bagi Indonesia, informasi dari BMKG menegaskan bahwa tidak ada dampak langsung ke wilayah Nusantara, namun kewaspadaan tetap diperlukan mengingat posisi geografis yang juga rawan gempa.

BACA JUGA  Apa Peran Jokowi di Dewan Penasihat Bloomberg New Economy?