DAFTAR ISI
Daftar Harga BBM Resmi di SPBU Indonesia, Berlaku 16 April 2026
Per 16 April 2026, pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi. Harga Pertalite, Solar, dan Pertamax tetap stabil di seluruh SPBU Pertamina dan swasta.

Kebijakan Harga BBM April 2026
- Presiden Prabowo Subianto melalui rapat kabinet memutuskan tidak ada penyesuaian harga BBM.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan harga BBM subsidi maupun non-subsidi tetap sama seperti bulan sebelumnya.
- Kebijakan ini berlaku di SPBU Pertamina dan SPBU swasta di seluruh Indonesia.
Alasan Pemerintah Menahan Harga
- Menjaga daya beli masyarakat di tengah volatilitas harga energi global.
- Stabilitas ekonomi nasional menjadi prioritas, sehingga penyesuaian harga ditunda.
- Subsidi energi tetap dipertahankan untuk mengurangi beban masyarakat.
Daftar Harga BBM Pertamina (per 16 April 2026)
Harga resmi yang berlaku di seluruh SPBU Indonesia:
| Jenis BBM | Harga per Liter (Rp) | Status April 2026 |
|---|---|---|
| Pertalite | Rp 10.000 | Tetap stabil |
| Solar Subsidi | Rp 6.800 | Tetap stabil |
| Pertamax | Rp 12.500 | Tetap stabil |
| Pertamax Turbo | Rp 14.400 | Tetap stabil |
| Dexlite | Rp 13.700 | Tetap stabil |
| Pertamina Dex | Rp 14.900 |
Dampak bagi Konsumen
- Tidak ada kenaikan biaya transportasi karena harga BBM tetap.
- Usaha kecil dan menengah terbantu dengan biaya operasional yang stabil.
- Kepastian harga memberi ruang bagi masyarakat untuk merencanakan pengeluaran lebih baik.
Kesimpulan
Mulai 16 April 2026, harga BBM di seluruh SPBU Indonesia tetap sama dengan bulan sebelumnya. Pertalite Rp 10.000/liter, Solar Rp 6.800/liter, dan Pertamax Rp 12.500/liter. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di tengah kondisi pasar energi global yang fluktuatif.
Tribun Liputan Gudang Informasi dan Berita Terpercaya