Free Hit Counter
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Gencatan Senjata
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Gencatan Senjata-news.detik.com

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Gencatan Senjata

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Gencatan Senjata

Israel kembali melancarkan serangan udara ke Lebanon Selatan meski gencatan senjata masih berlaku, menewaskan sedikitnya 14 orang termasuk anak-anak dan perempuan. Serangan ini menandai eskalasi baru sejak kesepakatan gencatan senjata diumumkan pada 17 April 2026.

 

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Gencatan Senjata
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Gencatan Senjata-news.detik.com

 

Kronologi Serangan

  • Tanggal: Minggu, 26 April 2026
  • Lokasi: Kfar Tibnit, Tyre, Yaroun, Bint Jbeil, Nabatieh, dan sejumlah desa di Lebanon Selatan.
  • Aksi Israel: Pesawat tempur melancarkan serangan udara setelah sebelumnya memerintahkan evakuasi tujuh desa di sekitar Sungai Litani.
  • Korban: Setidaknya 14 orang tewas (termasuk dua anak dan dua perempuan) serta 37 orang luka-luka.

Alasan Israel

  • Militer Israel menyatakan serangan dilakukan sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Hizbullah.
  • Israel menegaskan bahwa mereka berhak bertindak terhadap “serangan yang direncanakan, akan segera terjadi, atau sedang berlangsung.”
  • Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak klaim bahwa Lebanon termasuk dalam paket gencatan senjata yang disepakati AS–Iran, sehingga Israel tetap melanjutkan operasi militer di wilayah tersebut.

Dampak Kemanusiaan

  • Lebih dari 2.500 orang tewas sejak awal Maret akibat serangan Israel di Lebanon.
  • Lebih dari 1 juta warga Lebanon mengungsi, terutama dari wilayah selatan, timur, dan pinggiran Beirut.
  • Infrastruktur sipil, termasuk rumah, masjid, dan kampus, mengalami kerusakan parah.

Reaksi Internasional

  • Pakistan sebagai mediator menegaskan bahwa Lebanon seharusnya termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata.
  • Prancis menyatakan keinginan agar gencatan senjata mencakup Lebanon sepenuhnya.
  • Amerika Serikat dan Israel sebelumnya sepakat memperpanjang gencatan senjata dengan Lebanon, namun pelanggaran terus terjadi.

Kesimpulan

Serangan Israel ke Lebanon Selatan di tengah gencatan senjata memperlihatkan ketegangan yang belum mereda antara Israel dan Hizbullah. Meski ada upaya diplomasi internasional, eskalasi militer terus menimbulkan korban sipil dan memperburuk krisis kemanusiaan di Lebanon.

BACA JUGA  Pertemuan Jokowi dengan Mantan PM Lee Hsien Loong di Singapura, Ini Topik Utamanya