DAFTAR ISI
Senegal Taklukkan Maroko, Angkat Trofi Piala Afrika 2025
Senegal berhasil menaklukkan Maroko dengan skor tipis 1-0 di final Piala Afrika 2025, berkat gol Pape Gueye pada menit ke-94 babak tambahan pertama. Kemenangan ini memastikan Senegal meraih gelar kedua mereka di ajang bergengsi tersebut, setelah sebelumnya juara pada edisi 2021

β½ Jalannya Pertandingan
- Lokasi & Waktu: Final berlangsung di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Maroko pada Minggu, 18 Januari 2026 waktu setempat
- Babak Pertama: Pertandingan berjalan alot. Kedua tim tampil menyerang, namun skor tetap 0-0 hingga turun minum
- Gol Penentu: Pape Gueye mencetak gol tunggal pada menit ke-94 di babak tambahan pertama, memanfaatkan serangan balik cepat yang tak mampu dibendung pertahanan Maroko
- Drama Final: Laga penuh tensi dengan peluang berbahaya dari kedua tim. Maroko sempat mendapat kesempatan penalti, namun eksekusi Brahim Diaz gagal menembus Edouard Mendy
Bintang Lapangan
- Pape Gueye: Menjadi pahlawan kemenangan lewat gol krusial di extra time.
- Edouard Mendy: Kiper Senegal tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan penalti Maroko
- Sadio ManΓ©: Ikut merayakan kemenangan, meski tidak mencetak gol, tetap berperan sebagai motor serangan.
π Statistik Penting
- Penguasaan bola: Senegal 54% vs Maroko 46%
- Tembakan: Maroko 13 (3 on target) vs Senegal 9 (5 on target)
- Kartu kuning: Beberapa pemain kedua tim mendapat peringatan akibat tensi tinggi pertandingan.
π Dampak Kemenangan
- Gelar Kedua Senegal: Setelah juara pada edisi 2021, kini mereka kembali mengangkat trofi Piala Afrika 2025.
- Maroko Masih Puasa Gelar: Terakhir kali Maroko juara Piala Afrika adalah pada tahun 1976, sehingga penantian panjang mereka berlanjut.
- Era Keemasan Senegal: Dua gelar dalam empat tahun menegaskan posisi Senegal sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika.
π Kesimpulan: Final Piala Afrika 2025 menghadirkan drama penuh emosi. Senegal menunjukkan mental juara dengan bertahan gigih dan memanfaatkan peluang emas. Gol Pape Gueye menjadi penentu sejarah, sekaligus memperpanjang dominasi Lions of Teranga di kancah sepak bola Afrika.
Tribun Liputan Gudang Informasi dan Berita Terpercaya