Free Hit Counter
PBB mengecam keras serangan Israel yang menewaskan penjaga perdamaian asal Indonesia
PBB mengecam keras serangan Israel yang menewaskan penjaga perdamaian asal Indonesia-news.detik.com

PBB mengecam keras serangan Israel yang menewaskan penjaga perdamaian asal Indonesia

PBB mengecam keras serangan Israel yang menewaskan penjaga perdamaian asal Indonesia

PBB mengecam keras serangan artileri Israel di Lebanon yang menewaskan seorang prajurit TNI penjaga perdamaian asal Indonesia dan melukai tiga lainnya. Korban gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon dari Yonif 113/Jaya Sakti, Kodam Iskandar Muda, Aceh.

 

PBB mengecam keras serangan Israel yang menewaskan penjaga perdamaian asal Indonesia
PBB mengecam keras serangan Israel yang menewaskan penjaga perdamaian asal Indonesia-news.detik.com

 

Kronologi Insiden
• Tanggal Kejadian: Minggu, 29 Maret 2026.
• Lokasi: Markas UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.
• Penyebab: Serangan artileri Israel di tengah eskalasi konflik dengan Hizbullah.
• Korban:
• Gugur: Praka Farizal Rhomadhon (Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas Yonif 113/JS).
• Luka-luka: Tiga prajurit TNI lainnya.

Respons PBB dan Indonesia
• Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk keras serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit Indonesia.
• Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri juga mengecam insiden ini dan menuntut penyelidikan menyeluruh serta transparan.
• TNI dan masyarakat Indonesia berduka atas kehilangan prajurit yang meninggalkan seorang istri dan anak berusia 2 tahun.

Implikasi Internasional
• Keamanan Pasukan Perdamaian: Insiden ini menyoroti risiko tinggi yang dihadapi pasukan UNIFIL dalam menjaga stabilitas di Lebanon.
• Hubungan Diplomatik: Indonesia menegaskan komitmennya terhadap misi perdamaian PBB, namun menuntut jaminan keamanan lebih baik bagi personel di lapangan.
• Eskalasi Konflik: Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah, yang berpotensi memperburuk situasi regional.

Kesimpulan
Serangan artileri Israel yang menewaskan prajurit TNI di Lebanon memicu kecaman keras dari PBB dan Indonesia. Insiden ini memperlihatkan betapa rentannya pasukan penjaga perdamaian dalam konflik bersenjata, sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan maksimal bagi personel UNIFIL.

BACA JUGA  Istanbul Diguncang Gempa M 6,2, Warga Panik