DAFTAR ISI
Elza Syarief Resmi Mundur, Sebut Sony Sonjaya Tidak Jujur
Elza Syarief resmi mundur dari tim kuasa hukum Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan keputusan ini diambil karena merasa dibohongi dan menilai Sony tidak jujur terkait aliran dana dari orang kepercayaannya, Asep Yusuf Somantri.

Latar Belakang Kasus
- Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026.
- Program MBG seharusnya dikelola oleh yayasan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG), namun dalam praktiknya banyak yayasan yang ditunjuk karena afiliasi dengan petinggi BGN.
- Dugaan korupsi mencakup mark up pengadaan barang seperti motor listrik, sepatu, tablet, hingga televisi, dengan nilai kerugian mencapai lebih dari Rp1 triliun.
Alasan Pengunduran Diri Elza Syarief
- Elza menyatakan Sony tidak jujur karena diduga menerima uang secara rutin dari Asep Yusuf Somantri, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
- Ia menilai hal ini membuat sulit bagi Sony untuk mengajukan status Justice Collaborator (JC), karena syarat JC menuntut keterbukaan penuh dan kesediaan membantu penegak hukum.
- Elza juga mengaku dipersulit bertemu klien dan merasa tidak nyaman sejak awal Juni 2026.
- Pendampingan hukum yang ia berikan bersifat pro bono (gratis), tanpa menerima bayaran sepeser pun.
Reaksi dan Implikasi
- Setelah Elza mundur, pengacara lain Sony, Krisna Murti, disebut tetap mendampingi dan bahkan “pasang badan” membantah tudingan adanya aliran dana dari Asep.
- Kejaksaan Agung telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini:
- Dadan Hindayana (eks Kepala BGN)
- Sony Sonjaya (eks Wakil Kepala BGN)
- Lodewyk Pusung (eks Wakil Kepala BGN)
- Asep Yusuf Somantri (orang kepercayaan Sony)
- Andri Mulyono (Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal)
Kesimpulan
Pengunduran diri Elza Syarief menambah sorotan publik terhadap kasus korupsi MBG. Keputusan ini memperlihatkan adanya ketidakpercayaan internal dalam tim hukum Sony Sonjaya, sekaligus memperkuat dugaan bahwa mantan pejabat BGN tersebut tidak sepenuhnya transparan. Langkah Elza juga menegaskan pentingnya integritas dalam profesi advokat, terutama ketika menangani kasus besar yang menyangkut kepentingan publik.
Tribun Liputan Gudang Informasi dan Berita Terpercaya