DAFTAR ISI
Dokter Tifa Gunakan Kursi Roda Usai Pemeriksaan di RS Polri, Ada Apa?
Dokter Tifa (Tifauzia Tyassuma) terlihat menggunakan kursi roda usai pemeriksaan kesehatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, karena kondisi tubuhnya lemas akibat kelelahan, stres tinggi, dan penyakit bawaan GERD yang kambuh. Ia kemudian menjalani rawat inap atas rekomendasi tim dokter.

Kronologi Pemeriksaan
- Tanggal: Jumat, 19 Juni 2026
- Lokasi: Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur
- Durasi: Pemeriksaan berlangsung sekitar 2 jam.
- Seusai pemeriksaan, Dokter Tifa tampak lebih lemas dibanding saat tiba, sehingga harus menggunakan kursi roda dan bahkan sempat dibopong ke mobil tahanan.
Kondisi Kesehatan Dokter Tifa
- Penyakit bawaan: GERD (gastroesophageal reflux disease) kambuh.
- Pemicu: Tidak makan sejak pagi, menghadapi stres tinggi akibat proses hukum dan persiapan ujian disertasi.
- Gejala: Lemas, tidak mampu berjalan normal, sehingga membutuhkan kursi roda.
- Rekomendasi dokter: Rawat inap di Gedung Anton Soedjarwo RS Polri untuk pemantauan lebih lanjut.
Faktor Pemicu Tambahan
- Tekanan mental: Dokter Tifa diketahui baru saja menjalani ujian disertasi secara daring melalui Zoom sebelum pemeriksaan.
- Kelelahan fisik: Aktivitas padat dan kondisi penahanan membuat daya tahan tubuh menurun.
- Stres hukum: Statusnya sebagai tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Presiden Joko Widodo menambah beban psikologis.
Kondisi Rekan Tersangka
- Roy Suryo, yang ditangkap bersama Dokter Tifa, juga menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Polri.
- Ia tampak lebih bugar, berjalan sendiri menuju mobil tahanan, meski kemudian juga direkomendasikan untuk rawat inap.
Kesimpulan
Kasus ini menyoroti bagaimana stres tinggi dan kondisi medis bawaan dapat memperburuk kesehatan seseorang dalam situasi hukum yang menekan. Dokter Tifa harus menggunakan kursi roda bukan semata karena cedera fisik, melainkan akibat kombinasi GERD kambuh, kelelahan, dan tekanan psikologis. Saat ini ia menjalani perawatan inap di RS Polri untuk pemantauan lebih lanjut.
Tribun Liputan Gudang Informasi dan Berita Terpercaya