Free Hit Counter
Edin Džeko tak menyangka masih bisa tampil di Piala Dunia pada usia 40 tahun
Edin Džeko tak menyangka masih bisa tampil di Piala Dunia pada usia 40 tahun-sport.detik.com

Edin Džeko tak menyangka masih bisa tampil di Piala Dunia pada usia 40 tahun

Edin Džeko tak menyangka masih bisa tampil di Piala Dunia pada usia 40 tahun

Legenda sepak bola Bosnia-Herzegovina, Edin Džeko, mengaku tak pernah membayangkan dirinya masih bisa tampil di ajang sebesar Piala Dunia pada usia 40 tahun.

 

Edin Džeko tak menyangka masih bisa tampil di Piala Dunia pada usia 40 tahun
Edin Džeko tak menyangka masih bisa tampil di Piala Dunia pada usia 40 tahun-sport.detik.com

Perjalanan Karier

  • Džeko dikenal sebagai salah satu striker paling produktif dari Bosnia, dengan karier panjang di klub-klub top Eropa seperti Wolfsburg, Manchester City, AS Roma, dan Inter Milan.
  • Meski usianya sudah memasuki kepala empat, ia tetap menjaga performa fisik dan mental sehingga mampu bersaing di level tertinggi.
  • Keberhasilannya menembus skuad Piala Dunia menjadi bukti dedikasi dan profesionalisme yang ia jaga sepanjang karier.

Reaksi Džeko

Dalam wawancara singkat, Džeko menyatakan rasa syukurnya:

  • Ia tidak pernah menyangka masih dipercaya membela tim nasional di usia yang dianggap senja bagi pesepak bola.
  • Menurutnya, kesempatan ini adalah hadiah atas kerja keras dan konsistensi menjaga kebugaran.
  • Džeko juga menekankan bahwa dukungan keluarga dan rekan setim menjadi faktor penting yang membuatnya tetap termotivasi.

Makna Bagi Bosnia-Herzegovina

  • Kehadiran Džeko di Piala Dunia memberi semangat besar bagi skuad muda Bosnia.
  • Ia menjadi teladan tentang disiplin, komitmen, dan semangat juang tanpa mengenal usia.
  • Para penggemar melihatnya sebagai simbol harapan bahwa Bosnia bisa bersaing di panggung dunia.

Kesimpulan

Edin Džeko bukan hanya sekadar pemain senior yang masih aktif, tetapi juga inspirasi bagi generasi baru. Tampil di Piala Dunia di usia 40 tahun adalah pencapaian luar biasa yang menegaskan bahwa usia hanyalah angka jika dibarengi dengan dedikasi dan kerja keras.

BACA JUGA  Lamine Yamal Bidik Final Perdana di Liga Champions