Free Hit Counter
Tantri Syalindri Ungkap Kondisi dan Alasan Speak Up Dugaan Penipuan oleh Teman
Tantri Syalindri Ungkap Kondisi dan Alasan Speak Up Dugaan Penipuan oleh Teman-hot.detik.com

Tantri Syalindri Ungkap Kondisi dan Alasan Speak Up Dugaan Penipuan oleh Teman

Tantri Syalindri Ungkap Kondisi dan Alasan Speak Up Dugaan Penipuan oleh Teman

Tantri Syalindri, vokalis band Kotak, akhirnya buka suara terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh teman dekatnya. Kasus ini menimbulkan kerugian besar hingga sekitar Rp10 miliar dan melibatkan banyak korban dari lingkaran pertemanan ibu-ibu sekolah. Tantri mengungkap kondisi, alasan speak up, serta rencana langkah hukum.

 

Tantri Syalindri Ungkap Kondisi dan Alasan Speak Up Dugaan Penipuan oleh Teman
Tantri Syalindri Ungkap Kondisi dan Alasan Speak Up Dugaan Penipuan oleh Teman-hot.detik.com

Latar Belakang Kasus

  • Pelaku diduga bernama Poppy Nupita/Nupitasari, yang dikenal Tantri sejak 2021 melalui komunitas orang tua murid di sekolah anaknya.
  • Hubungan pertemanan terjalin erat selama 5 tahun, bahkan sempat liburan bersama keluarga.
  • Pelaku menawarkan investasi bisnis sejak 2024–2025, dengan iming-iming keuntungan cepat dan stabil. Awalnya berjalan lancar, sehingga menumbuhkan kepercayaan.

Alasan Tantri Speak Up

  • Mencegah korban baru: Tantri menegaskan bahwa jika ia diam, kemungkinan besar akan semakin banyak orang yang tertipu.
  • Solidaritas dengan korban lain: Banyak teman dekatnya, termasuk yang sedang berjuang melawan penyakit, ikut menjadi korban.
  • Kebingungan dan rasa dikhianati: Tantri masih sulit percaya bahwa teman dekatnya bisa melakukan hal ini, namun akhirnya bulat untuk bersuara bersama korban lain.

Modus Penipuan

  • Pelaku memanfaatkan status sebagai single mother untuk memicu empati.
  • Menawarkan kontrak investasi baru setiap kali ada pencairan, sehingga korban terus menanamkan uang tanpa sadar.
  • Menghilang setelah transaksi terakhir pada 19 Juni 2026, dengan nomor telepon dan akun media sosial tidak bisa dihubungi lagi.

Dampak dan Kerugian

  • Total kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar.
  • Korban berasal dari lingkaran pertemanan ibu-ibu sekolah dan komunitas sekitar.
  • Beberapa korban menggunakan dana untuk kebutuhan penting, seperti pengobatan kanker dan biaya kesehatan lainnya.
BACA JUGA  Viral: Detik-Detik Para Pendaki Berlarian Dihantam Abu Vulkanik Gunung Dukono yang Tiba-Tiba Meletus

Langkah Tantri dan Korban

  • Speak up di media sosial dengan memperlihatkan wajah pelaku agar masyarakat waspada.
  • Mengumpulkan bukti untuk kemungkinan laporan ke polisi.
  • Tantri menyebut masih membuka “pintu maaf,” namun menunggu iktikad baik pelaku untuk mengembalikan uang.

Catatan Penting

  • Kasus ini menjadi pengingat bahwa penipuan bisa terjadi dalam lingkaran pertemanan dekat, bahkan dengan orang yang sudah dipercaya bertahun-tahun.
  • Kewaspadaan dalam urusan uang sangat penting, meski dengan teman sendiri.
  • Tantri berharap dengan speak up, masyarakat lebih berhati-hati dan tidak ada korban baru.