Ahmad Sahroni Digeser dari Komisi III DPR Usai Pernyataan Kontroversial soal Wacana Pembubaran Parlemen Viral
Jakarta, 30 Agustus 2025 — Ahmad Sahroni, politisi Partai NasDem yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, resmi digeser ke Komisi I DPR setelah pernyataannya soal wacana pembubaran parlemen menuai kontroversi dan menjadi viral di media sosial.

🔥 Pernyataan yang Memicu Polemik
Dalam kunjungan kerja ke Polda Sumatera Utara pada 22 Agustus 2025, Sahroni menanggapi kritik publik terhadap DPR dengan menyebut bahwa mereka yang menyerukan pembubaran lembaga legislatif adalah “orang tolol sedunia.” Ucapannya tersebut langsung memicu gelombang kecaman dari masyarakat, aktivis, hingga tokoh publik.
Kolom komentar akun media sosial Sahroni dibanjiri kritik, sementara sejumlah tokoh seperti mantan Wakapolri Oegroseno menyatakan kekecewaannya secara terbuka.
🔄 Rotasi Jabatan di Tengah Sorotan
Fraksi Partai NasDem mengeluarkan surat resmi bertanggal 29 Agustus 2025 yang menetapkan rotasi jabatan Sahroni dari Komisi III ke Komisi I DPR. Posisi Wakil Ketua Komisi III kini diisi oleh Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya menjabat di Komisi IV.
Ketua Fraksi NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat, menyebut rotasi ini sebagai bagian dari penyegaran internal dan penegasan semangat restorasi Indonesia. Ia menekankan pentingnya menempatkan kader sesuai kapasitas terbaiknya demi pelayanan kepada rakyat.
🧭 Klarifikasi dan Bantahan
Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, membantah bahwa mutasi Sahroni berkaitan langsung dengan pernyataan kontroversialnya. Menurutnya, rotasi tersebut adalah hal rutin dan bukan bentuk pencopotan.
Namun, publik tetap mengaitkan pergeseran posisi Sahroni dengan dampak dari ucapannya yang dianggap merendahkan aspirasi masyarakat. Beberapa pengamat menilai bahwa langkah NasDem adalah bentuk respons politik terhadap tekanan publik.