Free Hit Counter
Mensesneg Tegaskan Arahan Prabowo: Pejabat Harus Berbenah dan Perangi Korupsi
Mensesneg Tegaskan Arahan Prabowo: Pejabat Harus Berbenah dan Perangi Korupsi-news.detik.com

Mensesneg Tegaskan Arahan Prabowo: Pejabat Harus Berbenah dan Perangi Korupsi

Mensesneg Tegaskan Arahan Prabowo: Pejabat Harus Berbenah dan Perangi Korupsi

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pejabat negara berbenah diri dan serius memerangi korupsi. Pernyataan ini muncul di tengah maraknya kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah pejabat eksekutif.

 

Mensesneg Tegaskan Arahan Prabowo: Pejabat Harus Berbenah dan Perangi Korupsi
Mensesneg Tegaskan Arahan Prabowo: Pejabat Harus Berbenah dan Perangi Korupsi-news.detik.com

Arahan Presiden Prabowo

  • Prabowo Subianto berulang kali mengingatkan jajaran kabinet dan lembaga negara bahwa salah satu tugas berat pemerintahan adalah melawan tindak pidana korupsi.
  • Arahan tersebut bukan sekadar pesan moral, melainkan instruksi nyata agar pejabat menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi.

Pernyataan Mensesneg Prasetyo Hadi

  • Korupsi harus diberantas dari dalam pemerintahan sendiri. Pejabat yang diberi amanah wajib menjadi teladan integritas.
  • Prasetyo meminta pejabat untuk berbenah diri dan evaluasi, meninggalkan praktik yang berpotensi melanggar hukum.
  • Ia menekankan bahwa integritas aparatur negara adalah kunci menjaga kepercayaan publik dan memastikan program pembangunan berjalan efektif.

Kasus Korupsi yang Mencuat

Beberapa pejabat yang baru-baru ini terseret kasus dugaan korupsi:

  • Silmy Karim (eks Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan) ditetapkan tersangka oleh KPK terkait dugaan pemerasan izin tinggal WNA.
  • Tiga mantan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN): Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung, tersangka dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis tahun anggaran 2025–2026.
  • Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel), eks Wamenaker, terjerat kasus gratifikasi dan suap terkait sertifikat K3.

Implikasi dan Harapan

  • Pesan utama: Pejabat negara harus melakukan introspeksi, memperbaiki tata kelola, dan menolak segala bentuk praktik korupsi.
  • Harapan pemerintah: Dengan komitmen bersama, pemberantasan korupsi dapat berjalan lebih efektif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
BACA JUGA  Golkar Puji Rekam Jejak Herindra yang Disetujui DPR sebagai Calon Kepala BIN

Kesimpulan

Arahan Presiden Prabowo yang ditegaskan kembali oleh Mensesneg Prasetyo Hadi menjadi peringatan keras bagi seluruh pejabat negara. Di tengah kasus korupsi yang mencuat, pesan ini menekankan bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari internal pemerintahan dengan komitmen integritas dan pembenahan diri.