Free Hit Counter
SEA Games 2025: Indonesia Raih 3 Medali Emas
SEA Games 2025: Indonesia Raih 3 Medali Emas-sport.detik.com

SEA Games 2025: Indonesia Raih 3 Medali Emas

SEA Games 2025: Indonesia Raih 3 Medali Emas

Tim taekwondo Indonesia membuka perolehan medali emas di SEA Games 2025. Trio atlet Muhammad Alfi Kusuma, Muhammad Hafizh Fachrur Rhozi, dan Muhammad Rizal tampil gemilang di nomor Poomsae Beregu Putra. Mereka berhasil mengumpulkan poin tertinggi dalam aksi di atas matras, mengalahkan Filipina dan Malaysia

 

SEA Games 2025: Indonesia Raih 3 Medali Emas
SEA Games 2025: Indonesia Raih 3 Medali Emas-sport.detik.com

 

Kano Persembahkan Emas Kedua

Tak lama setelah itu, cabang olahraga kano turut menyumbangkan medali emas. Atlet-atlet Indonesia menunjukkan kekuatan dan teknik yang solid di lintasan air, memastikan posisi teratas dan menambah semangat kontingen Merah Putih

Bulutangkis Beregu Putra Jadi Penentu

Emas ketiga datang dari tim beregu putra bulutangkis. Indonesia sukses menundukkan Malaysia dengan skor telak 3-0 di final. Tunggal putra Mohammad Zaki Ubaidillah (Ubed) menjadi penentu kemenangan, sekaligus mempertahankan tradisi emas di sektor beregu putra

Posisi di Klasemen Medali

  • Hingga Rabu, 10 Desember 2025, Indonesia telah mengoleksi 3 medali emas.
  • Posisi Indonesia berada di peringkat kedua klasemen sementara, di bawah Thailand namun bersaing ketat dengan Singapura
  • Selain emas, Indonesia juga meraih sejumlah medali perak dan perunggu dari cabang renang serta bulutangkis putri

    Harapan ke Depan

    Dengan pencapaian awal ini, Indonesia menunjukkan potensi besar untuk menambah koleksi medali di hari-hari berikutnya. Fokus kini tertuju pada cabang-cabang unggulan seperti atletik, renang, dan bulutangkis perseorangan. Para atlet diharapkan mampu menjaga momentum agar Indonesia tetap bersaing di papan atas klasemen SEA Games 2025.

    Kesimpulan: Tiga emas dari taekwondo, kano, dan bulutangkis beregu putra menjadi bukti kekuatan Indonesia di SEA Games 2025. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus menambah koleksi medali dan mempertahankan posisi sebagai salah satu kekuatan utama olahraga Asia Tenggara.

BACA JUGA  Hector Souto Kesal dengan Permainan Timnas Futsal Indonesia, Enggan Bahas Vietnam atau Thailand